WhatsApp Facebook Google+ Twitter BBM

Antisipasi Cuaca Ekstrem, Kapolres Kupang Instruksikan Jajaran Kapolsek Siaga Satu di Titik Rawan

Metronttdewa.com 14-02-2026 || 15:59:42

Kapolres Kupang AKBP Rudi JJ Ledo, S.I.K., S.H

Metronewsntt.com, Oelamasi– Menghadapi ancaman cuaca ekstrem yang kian mengganas, Kapolres Kupang AKBP Rudi JJ Ledo, S.I.K., S.H., menginstruksikan seluruh jajaran Kapolsek untuk "pasang badan" dan bergerak cepat memantau titik-titik rawan bencana. 

Perintah ini menjadi sinyal siaga satu bagi seluruh personel di wilayah hukum Polres Kupang guna memastikan keselamatan masyarakat di tengah kepungan potensi banjir dan tanah longsor yang mengintai dalam beberapa hari terakhir.

​Instruksi tegas ini bertujuan untuk memastikan situasi di seluruh wilayah tetap terkendali serta mengantisipasi dampak buruk yang mungkin ditimbulkan oleh cuaca buruk. Setiap perkembangan di lapangan wajib dilaporkan secara berjenjang guna mempercepat langkah penanganan darurat apabila terjadi situasi yang mengancam nyawa atau harta benda masyarakat. 

Kasi Humas Polres Kupang, Ipda Lalu Randy Hidayat, menegaskan bahwa langkah ini adalah upaya preventif demi menjaga keselamatan warga serta meminimalkan dampak bencana sejak dini.

​Saat ini, personel dari Polsek jajaran bersama Bhabinkamtibmas telah diterjunkan langsung ke lapangan untuk menyisir wilayah-wilayah yang berpotensi terdampak. 

Fokus pemantauan diarahkan pada kenaikan debit air sungai, stabilitas kondisi tebing, serta titik-titik badan jalan yang rawan longsor. Khusus di wilayah Amfoang, sejumlah sungai kini berada dalam pengawasan ketat aparat kepolisian karena kerap meluap secara tiba-tiba saat intensitas hujan tinggi. 

Sejarah mencatat, derasnya arus sungai di kawasan tersebut sering kali memakan korban jiwa, menimbulkan kerugian materiil yang besar, hingga memutus total akses transportasi antar-desa dan kecamatan.
​Kondisi geografis yang menantang tersebut tidak hanya menghambat aktivitas harian masyarakat, tetapi juga berisiko melumpuhkan distribusi logistik dan pelayanan publik. 

Oleh karena itu, jajaran Polsek di wilayah Amfoang diminta meningkatkan intensitas patroli serta memberikan imbauan langsung secara door-to-door kepada warga yang bermukim di bantaran sungai.

 Petugas di lapangan secara aktif mengingatkan warga agar tidak memaksakan diri menyeberangi sungai saat debit air meningkat dan segera mencari tempat yang lebih aman jika hujan lebat turun dalam durasi yang lama.

​Kehadiran aparat kepolisian di tengah guyuran hujan ini merupakan wujud nyata dari semangat melindungi dan mengayomi. Polres Kupang menegaskan kesiapannya untuk terjun langsung membantu warga dalam kondisi darurat apa pun akibat cuaca ekstrem. 

Di sisi lain, masyarakat juga diimbau untuk terus memantau perkembangan cuaca, menjaga kebersihan saluran air agar tidak tersumbat, serta segera melapor kepada aparat terdekat jika menemukan tanda-tanda awal potensi bencana. Karena pada akhirnya, sinergi dan kewaspadaan bersama adalah kunci utama keselamatan.(mnt)


Baca juga :

Related Post